24 kebenaran tentang diri Anda yang harus Anda ketahui dan harus selalu Anda ingat...
Dan 1 hal yang tidak boleh Anda lupakan sepanjang hidup Anda di bumi ini...
• Kehadiran Anda adalah sebuah hadiah bagi dunia.
• Anda unik dan hanya Anda yang seperti Anda di dunia ini.
• Hidup Anda dapat menjadi apa yang Anda inginkan.
• Satu hari yang Anda lewati tidak akan pernah dapat diputar kembali
• Hitunglah berkat Anda, bukan masalah Anda.
• Anda dapat melalui segala rintangan apa pun yang datang dalam hidup Anda.
• Dalam diri Anda terdapat begitu banyak jawaban.
• Dalam hidup ini, Anda harus menjadi orang yg memahami org lain, memiliki keberanian & kuat.
• Jangan memberi batas pada diri sendiri.
• Begitu banyak mimpi yang menunggu untuk diwujudkan.
• Keputusan-keputusan yang Anda ambil hari ini akan mempengaruhi masa depan Anda.
• Raihlah puncak Anda, tujuan Anda, dan hadiah Anda.
• Tidak ada limbah yang lebih banyak mengeluarkan energi Anda, selain daripada kekhawatirkan.
• Semakin lama Anda diam dalam masalah, semakin berat itu bagi diri Anda.
• Janganlah mengambil hal-hal yang terlalu serius.
• Hiduplah dalam ketenangan, bukan kehidupan dalam penyesalan.
• Ingatlah bahwa sedikit cinta saja dapat mengubah hidup seseorang.
• Banyak cinta dapat membuat dunia ini penuh dengan keajaiban.
• Ingatlah bahwa persahabatan adalah investasi yang bijaksana.
• Harta kehidupan adalah orang-orang yang ada dan berinteraksi di sekeliling Anda.
• Sadarilah bahwa tidak pernah ada kata terlambat.
• Lakukan hal-hal biasa dengan cara yang luar biasa.
• Miliki kesehatan, harapan dan kebahagiaan.
• Sediakan waktu untuk berdoa kepada Tuhan.
Dan jangan pernah lupa. . .Bahkan barang sehari pun. . .¤ Bahwa Anda sangatlah istimewa.
(Charles Asiku, milis APIK)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts
Friday, May 04, 2012
24 Kebenaran tentang Diri Anda
Label:
agama,
filsafat,
filsafat hidup,
kebenaran tentang diri anda,
perjalanan hidup,
renungan bijaksana
Monday, April 30, 2012
Satu Contoh Jauh Lebih Baik daripada 10,000 Kata-kata Nasehat
¤ Jangan pernah merasa khawatir jika orang lain tidak mengerti dirimu• Khawatirlah jikalau kamu tidak mengerti orang lain.
¤ Apa yang tidak ingin orang lain perlakukan kepada anda• Jangan perlakukan hal tsb kepada orang lain.
¤ Satu contoh jauh lebih baik daripada 10,000 kata² nasehat.
¤ Menaklukkan ribuan orang belum bisa disebut sebagai pemenang• Mampu mengalahkan diri sendiri itulah yang disebut pemenang sejati.
¤ Baik sepatutnya dibalas baik, jahat jangan dibalas jahat.• Selalulah berbuat baik setiap saat.
¤ Perjalanan 1,000 km dimulai dari 1 langkah kecil.• Ambillah langkah tsb..
¤ Bila anda mengetahui sesuatu, katakanlah jika anda tahu.• Bila anda tidak tahu sesuatu katakanlah tidak tahu.Itulah yang dinamakan pengetahuan.
¤ Kata-kata yang tulus kadangkala tidaklah indah• Kata-kata yang indah kadangkala tidaklah tulus.
¤ Kalau kamu takut orang akan tahu perbuatanmu yang jelek, maka ada sesuatu yang baik di dalam yang jahat.• Kalau kamu ingin orang mengetahui bila kamu berbuat baik, maka ada sesuatu yang buruk di dalam yang baik.
¤ Orang yang berbuat baik, walaupun rezeki belum tiba, tapi bencana telah menjauhinya.• Orang yang berbuat jahat, meskipun bencana belum tiba, tapi rezeki telah menjauhinya.
(Charles, milis APIK)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
¤ Apa yang tidak ingin orang lain perlakukan kepada anda• Jangan perlakukan hal tsb kepada orang lain.
¤ Satu contoh jauh lebih baik daripada 10,000 kata² nasehat.
¤ Menaklukkan ribuan orang belum bisa disebut sebagai pemenang• Mampu mengalahkan diri sendiri itulah yang disebut pemenang sejati.
¤ Baik sepatutnya dibalas baik, jahat jangan dibalas jahat.• Selalulah berbuat baik setiap saat.
¤ Perjalanan 1,000 km dimulai dari 1 langkah kecil.• Ambillah langkah tsb..
¤ Bila anda mengetahui sesuatu, katakanlah jika anda tahu.• Bila anda tidak tahu sesuatu katakanlah tidak tahu.Itulah yang dinamakan pengetahuan.
¤ Kata-kata yang tulus kadangkala tidaklah indah• Kata-kata yang indah kadangkala tidaklah tulus.
¤ Kalau kamu takut orang akan tahu perbuatanmu yang jelek, maka ada sesuatu yang baik di dalam yang jahat.• Kalau kamu ingin orang mengetahui bila kamu berbuat baik, maka ada sesuatu yang buruk di dalam yang baik.
¤ Orang yang berbuat baik, walaupun rezeki belum tiba, tapi bencana telah menjauhinya.• Orang yang berbuat jahat, meskipun bencana belum tiba, tapi rezeki telah menjauhinya.
(Charles, milis APIK)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Label:
agama,
filsafat,
keteladanan,
opini,
pengalaman hidup,
renungan bijaksana
Saturday, April 07, 2012
Berpikir Sebelum Bertindak
Seorang pria membawa pulang truk baru kebanggaannya,
Lalu ia meninggalkan truk tsb sejenak untuk melakukan kegiatan lain.
Anak lelakinya yg berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru,
ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tsb, akibatnya truk baru penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dgn palu sebagai hukuman.
Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke RS.
Walau dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yg hancur, tapi ia tetap gagal.
Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tsb.
Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu."
Kemudian, ia bertanya,
"tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"
Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Pesan Moral:
Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yg kau cintai.
Truk dapat diperbaiki, tapi tulang yg hancur dan hati yg disakiti seringkali tidak dpt diperbaiki.
Terlalu sering anda gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, Anda seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah,
tapi tindakan yg anda ambil dalam kemarahan akan menghantui anda selamanya.
Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan. Belajarlah Mengampuni, Melupakan dan Mengasihi satu dgn lainnya.
"HIDUP bukanlah sebuah DVD PLAYER, yg dapat di backward & Forward. HIDUP hanya ada tombol PLAY & STOP saja, jangan sampai anda melakukan kesalahan yg dapat membayangi kehidupan anda kelak!!"
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Lalu ia meninggalkan truk tsb sejenak untuk melakukan kegiatan lain.
Anak lelakinya yg berumur 3 tahun sangat gembira melihat ada truk baru,
ia memukul-mukulkan palu ke truk baru tsb, akibatnya truk baru penyok dan catnya tergores.
Pria tersebut berlari menghampiri anaknya dan memukulnya, memukul tangan anaknya dgn palu sebagai hukuman.
Setelah sang ayah tenang kembali, dia segera membawa anaknya ke RS.
Walau dokter telah mencoba segala usaha untuk menyelamatkan jari-jari anak yg hancur, tapi ia tetap gagal.
Akhirnya dokter memutuskan untuk melakukan amputasi semua jari pada kedua tangan anak kecil tsb.
Ketika anak kecil itu sadar dari operasi amputasi dan jarinya telah tidak ada dan dibungkus perban, dengan polos ia berkata, "Papa, aku minta maaf tentang trukmu."
Kemudian, ia bertanya,
"tetapi kapan jari- jariku akan tumbuh kembali?"
Ayahnya pulang ke rumah dan melakukan bunuh diri.
Pesan Moral:
Berpikirlah dahulu sebelum kau kehilangan kesabaran kepada seseorang yg kau cintai.
Truk dapat diperbaiki, tapi tulang yg hancur dan hati yg disakiti seringkali tidak dpt diperbaiki.
Terlalu sering anda gagal untuk membedakan antara orang dan perbuatannya, Anda seringkali lupa bahwa mengampuni lebih besar daripada membalas dendam.
Orang dapat berbuat salah,
tapi tindakan yg anda ambil dalam kemarahan akan menghantui anda selamanya.
Tahan, tunda dan pikirkan sebelum mengambil tindakan. Belajarlah Mengampuni, Melupakan dan Mengasihi satu dgn lainnya.
"HIDUP bukanlah sebuah DVD PLAYER, yg dapat di backward & Forward. HIDUP hanya ada tombol PLAY & STOP saja, jangan sampai anda melakukan kesalahan yg dapat membayangi kehidupan anda kelak!!"
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Friday, April 06, 2012
Hidup Penuh Perjuangan
Seorang anak mengeluh pada ayahnya, "Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati2an sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja !
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu.
Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.
Aku capek karena harus jaga lidahku, sedang temanku enak saja bicara sampai aku sakit hati.
Aku capek ayah, aku capek menahan diri…Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! .." sang anak mulai menangis.
Sang ayah hanya senyum & mengelus kepala anaknya, "Anakku, ayo ikut ayah".
Mereka menyusuri jalan yg jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.
"Ayah, mau ke mana kita ? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah," anaknya terus mengeluh.
Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yg sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu2, bunga2 yang cantik, dan pepohonan rindang.
"Wah… tempat apa ini ayah ? Aku suka tempat ini!"
"Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah. Anakku, taukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal amat indah ?"
"Itu karena orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek, padahal mereka tahu ada telaga di sini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.
"Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita dapat kemenangan."
Hidup adalah perjuangan untuk mengendalikan & mengalahkan nafsu diri. Jalani hidup penuh kesabaran.
TUHAN sedang menghitung apa yang kita perbuat setiap saat.
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa !
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu.
Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.
Aku capek karena harus jaga lidahku, sedang temanku enak saja bicara sampai aku sakit hati.
Aku capek ayah, aku capek menahan diri…Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah ! .." sang anak mulai menangis.
Sang ayah hanya senyum & mengelus kepala anaknya, "Anakku, ayo ikut ayah".
Mereka menyusuri jalan yg jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.
"Ayah, mau ke mana kita ? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah," anaknya terus mengeluh.
Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yg sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu2, bunga2 yang cantik, dan pepohonan rindang.
"Wah… tempat apa ini ayah ? Aku suka tempat ini!"
"Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah. Anakku, taukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal amat indah ?"
"Itu karena orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek, padahal mereka tahu ada telaga di sini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.
"Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita dapat kemenangan."
Hidup adalah perjuangan untuk mengendalikan & mengalahkan nafsu diri. Jalani hidup penuh kesabaran.
TUHAN sedang menghitung apa yang kita perbuat setiap saat.
Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa !
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Wednesday, April 04, 2012
SETIA Membuat Dirimu Dicintai
BERDOA membuat dirimu kuat..
MURAH HATI membuat dirimu diberkati...
GEMBIRA membuat dirimu sehat..
SENYUM membuat dirimu manis..
RAMAH membuat dirimu disukai…
SABAR membuat dirimu bijak...
SETIA membuat dirimu dicintai...
LEMAH LEMBUT membuat dirimu dikagumi...
Biarlah kehadiranmu menjadi Berkat bagi banyak orang . . .Amin
Powered by Telkomsel BlackBerry®
MURAH HATI membuat dirimu diberkati...
GEMBIRA membuat dirimu sehat..
SENYUM membuat dirimu manis..
RAMAH membuat dirimu disukai…
SABAR membuat dirimu bijak...
SETIA membuat dirimu dicintai...
LEMAH LEMBUT membuat dirimu dikagumi...
Biarlah kehadiranmu menjadi Berkat bagi banyak orang . . .Amin
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Label:
agama,
cinta kasih,
filsafat,
katolik,
kristen,
renungan bijaksana,
renungan harian
Tuesday, March 27, 2012
Renungan Perjalanan Hidup
Renungan perjalanan hidup kita, antara lain :
Mobil jerman bukan jaminan keselamatan. Menyetir dengan hati-hati dan sabar itulah kunci keselamatan.
Membawa selusin bodiguard bukan jaminan keamanan. Rendah hati, ramah dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga mulut, diet yang benar dan olah raga yang teratur itulah kunci hidup sehat.
Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati dan memaafkan itulah kunci keluarga bahagia.
Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, hemat dan menyayangi berkah itulah kunci kepuasan hidup.
Pangkat tinggi bukan jaminan hidup terhormat. Jujur, berkredibiltas dan disiplin itulah kunci hidup terhormat.
Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Setia-kawan, bijaksana, solidaritas, suka menolong Itulah kunci banyak sahabat.
Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Semangat, kasih, ceriah, ramah dan senyuman itulah kunci kecantikan.
Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan bebas tiada keserakahan dan kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Mobil jerman bukan jaminan keselamatan. Menyetir dengan hati-hati dan sabar itulah kunci keselamatan.
Membawa selusin bodiguard bukan jaminan keamanan. Rendah hati, ramah dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.
Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga mulut, diet yang benar dan olah raga yang teratur itulah kunci hidup sehat.
Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati dan memaafkan itulah kunci keluarga bahagia.
Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, hemat dan menyayangi berkah itulah kunci kepuasan hidup.
Pangkat tinggi bukan jaminan hidup terhormat. Jujur, berkredibiltas dan disiplin itulah kunci hidup terhormat.
Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Setia-kawan, bijaksana, solidaritas, suka menolong Itulah kunci banyak sahabat.
Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Semangat, kasih, ceriah, ramah dan senyuman itulah kunci kecantikan.
Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan bebas tiada keserakahan dan kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman
(NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Thursday, March 15, 2012
Hadiah Terbesar: Waktu bagi yang Kita Cintai
Selama 50 thn ibuku bangun setiap pagi2 skali dan mulai bekerja sampai malam, Aku tdk pernah melihatnya tidur siang, ataupun hobi dan aktifitas lain, selain mengurus dan menghidupi keluarga.
Ia tdk pernah meminta bantuan apa apa padaku, kecuali sekedar memegang apa2 saat mengerjakan sesuatu, itu caranya utk berkomunikasi dgnku.
Pd wkt aku mulai sekolah sampai aku sekolah keluar negeri dan sampai aku berkeluarga pun ibu sering menelpon untuk berkomunikasi. Beliau selalu menunjukan perhatiannya pada keluargaku tanpa pernah sedikitpun mengeluh masalah yg dihadapinya. Tapi saya sbg pengusaha yg berhasil terlalu sibuk sampai tak punya wkt bercakap cakap dengan dia.
Wkt saya membeli rumah pertama, beliau sibuk membantu mengatur dan merapikan tanpa meminta apa pun, kecuali segelas es teh utk kesempatan berbincang dengan ku. Tapi seringkali waktu2 itu kami sekeluarga sibuk mau liburan akhir pekan sehingga tdk sempat byk bicara dengan ibu.
Dua hari yg lalu dapat kabar dari RS pukul 4 ibu dirawat karena pembengkakan pembuluh darah. Aku segera cari pesawat utk terbang pulang, di sepanjang jalan teringat semua kenangan akan ibu. Termasuk wkt yg aku sia siakan utk berbicang dengannya.
Aku baru sadar bahwa aku sungguh sungguh tdk mengenal ibuku dgn baik, aku berjanji sampai di RS saya akan menghabiskan semua wkt bersama ibu. Aku tiba jam 1 dini hari di rumah sakit tetapi ibuku sudah pergi 3 jam yg lalu. Kali ini ibu ku yg tak punya waktu utk berbincang lagi, bahkan utk menungguku datang.....
tdk pernah ada waktu lg utk selamanya bagi ibuku...
Anda dapat melihat prioritas hidup seseorang, dengan melihat bagaimana mereka habiskan waktunya..,
Setiap kita bisa cari lebih banyak uang, tapi tdk bisa mengatur ataupun membeli lebih banyak waktu...
Hadiah terbesar yg anda bisa berikan kepada seseorang Ƴğ anda cintai siapapun dia adalah waktu. (NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Ia tdk pernah meminta bantuan apa apa padaku, kecuali sekedar memegang apa2 saat mengerjakan sesuatu, itu caranya utk berkomunikasi dgnku.
Pd wkt aku mulai sekolah sampai aku sekolah keluar negeri dan sampai aku berkeluarga pun ibu sering menelpon untuk berkomunikasi. Beliau selalu menunjukan perhatiannya pada keluargaku tanpa pernah sedikitpun mengeluh masalah yg dihadapinya. Tapi saya sbg pengusaha yg berhasil terlalu sibuk sampai tak punya wkt bercakap cakap dengan dia.
Wkt saya membeli rumah pertama, beliau sibuk membantu mengatur dan merapikan tanpa meminta apa pun, kecuali segelas es teh utk kesempatan berbincang dengan ku. Tapi seringkali waktu2 itu kami sekeluarga sibuk mau liburan akhir pekan sehingga tdk sempat byk bicara dengan ibu.
Dua hari yg lalu dapat kabar dari RS pukul 4 ibu dirawat karena pembengkakan pembuluh darah. Aku segera cari pesawat utk terbang pulang, di sepanjang jalan teringat semua kenangan akan ibu. Termasuk wkt yg aku sia siakan utk berbicang dengannya.
Aku baru sadar bahwa aku sungguh sungguh tdk mengenal ibuku dgn baik, aku berjanji sampai di RS saya akan menghabiskan semua wkt bersama ibu. Aku tiba jam 1 dini hari di rumah sakit tetapi ibuku sudah pergi 3 jam yg lalu. Kali ini ibu ku yg tak punya waktu utk berbincang lagi, bahkan utk menungguku datang.....
tdk pernah ada waktu lg utk selamanya bagi ibuku...
Anda dapat melihat prioritas hidup seseorang, dengan melihat bagaimana mereka habiskan waktunya..,
Setiap kita bisa cari lebih banyak uang, tapi tdk bisa mengatur ataupun membeli lebih banyak waktu...
Hadiah terbesar yg anda bisa berikan kepada seseorang Ƴğ anda cintai siapapun dia adalah waktu. (NN)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Label:
agama,
filsafat,
keluarga,
renungan bijaksana,
renungan harian
Friday, December 16, 2011
Pokok-Pokok Pandangan Utama Gerakan Zaman Baru / New Age
Pokok-Pokok Pandangan Utama Gerakan Zaman Baru / New Age dalam kartun-kartun orientalis yang perlu diwaspadai, adalah sbb.:
(1). Wahyu. "Percaya adanya wahyu yang khusus dan terus menerus dari kekuatan atau misteri semesta (makro kosmos) kepada manusia (mikro kosmos) melalui perantara atau mediator, seperti nabi-nabi agama, medium, chaneler, dukun, yang dalam kebudayaan Hindu disebut "Avatar".
(2). Tuhan. Bersifat pantheism, "Semua adalah tuhan dan tuhan adalah semua."
(3). Mesias. "Akan ada tokoh dunia yang bersifat 'mystic' dan 'occultic' yang menjadi pemersatu dunia dan penggerak untuk tatanan dunia baru".
(4). Setan. "Tidak ada setan. Setan hanyalah efek negatif dari keilahian, aspek negatif dari kekuatan semesta yang timbul karena ketidakseimbangan atau ketidakharmonisan kosmis itu".
(5). Manusia. "Manusia adalah bagian kecil dari mikro kosmos -- alam semesta dan mempunyai sifat ilahi dalam dirinya, atau dapat dikatakan bahwa manusia adalah tuhan di antara tuhan".
(6). Iman. "Potensi manusia berupa energi dalam dirinya; kehendak dan motivasi manusia itu sendiri".
(7). Doa. "Sama artinya dengan meditasi atau penyatuan diri dengan hakekat alam semesta".
(8). Dosa dan Keselamatan. "Tidak ada kejahatan atau dosa, yang ada hanya ketidak seimbangan; oleh sebab itu tidak perlu keselamatan".
(9). Agama. "Agama adalah jalan menuju yang satu; yaitu menuju roh semesta. Semua agama adalah sama, karena menuju pada tujuan yang sama, yaitu kesatuan kosmis".
(10). Hal-hal akhir. "Tujuan akhir dunia adalah tatanan dunia baru dan persatuan dari berbagai budaya, agama, dan negara".
(11). Kesehatan. "Kesehatan yang benar hanya dapat dihasilkan bila terjadi interaksi yang tepat dan keseimbangan dalam tubuh, jiwa, dan roh manusia. (sumber: milis APIK melalui link: www.sabdaspace.com/naruto_dkk_new_age_movement )
Powered by Telkomsel BlackBerry®
(1). Wahyu. "Percaya adanya wahyu yang khusus dan terus menerus dari kekuatan atau misteri semesta (makro kosmos) kepada manusia (mikro kosmos) melalui perantara atau mediator, seperti nabi-nabi agama, medium, chaneler, dukun, yang dalam kebudayaan Hindu disebut "Avatar".
(2). Tuhan. Bersifat pantheism, "Semua adalah tuhan dan tuhan adalah semua."
(3). Mesias. "Akan ada tokoh dunia yang bersifat 'mystic' dan 'occultic' yang menjadi pemersatu dunia dan penggerak untuk tatanan dunia baru".
(4). Setan. "Tidak ada setan. Setan hanyalah efek negatif dari keilahian, aspek negatif dari kekuatan semesta yang timbul karena ketidakseimbangan atau ketidakharmonisan kosmis itu".
(5). Manusia. "Manusia adalah bagian kecil dari mikro kosmos -- alam semesta dan mempunyai sifat ilahi dalam dirinya, atau dapat dikatakan bahwa manusia adalah tuhan di antara tuhan".
(6). Iman. "Potensi manusia berupa energi dalam dirinya; kehendak dan motivasi manusia itu sendiri".
(7). Doa. "Sama artinya dengan meditasi atau penyatuan diri dengan hakekat alam semesta".
(8). Dosa dan Keselamatan. "Tidak ada kejahatan atau dosa, yang ada hanya ketidak seimbangan; oleh sebab itu tidak perlu keselamatan".
(9). Agama. "Agama adalah jalan menuju yang satu; yaitu menuju roh semesta. Semua agama adalah sama, karena menuju pada tujuan yang sama, yaitu kesatuan kosmis".
(10). Hal-hal akhir. "Tujuan akhir dunia adalah tatanan dunia baru dan persatuan dari berbagai budaya, agama, dan negara".
(11). Kesehatan. "Kesehatan yang benar hanya dapat dihasilkan bila terjadi interaksi yang tepat dan keseimbangan dalam tubuh, jiwa, dan roh manusia. (sumber: milis APIK melalui link: www.sabdaspace.com/naruto_dkk_new_age_movement )
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Label:
agama,
katolik,
new age,
opini,
renungan harian
Monday, February 08, 2010
BILA DICACIMAKI KARENA PENGIKUT KRISTUS

Alangkah bahagia kamu, kalau dicacimaki karena menjadi pengikut Kristus;
sebab dengan demikian, Roh Kemuliaan, yaitu Roh Allah, ada padamu" (! Ptr
4:13-14
Saya bertanya-tanya, dimana letak kebahagiaan yang diucapkan Petrus dalam suratnya di atas bila mengikuti Kristus dicacimaki?
Dimana ya? saya renung-renungkan lagi. Apa mungkin bisa bahagia bila dicacimaki pengikut sebagai pengikut Kristus? Bukankah cacian dari orang lain justru membuat para pengikut Kristus makin minder atau inferiosr?
Akhirnya aku melihat, bahwa letak kebahagiaan itu adalah bila kita mengenal Kristus dan hidup menurut teladanNya. Kita belum bisa disebut pengikut Kristus bila belum tahu banyak tentang pribadi Yesus Kristus dan bila belum hidup sesuai semangat hidup Kristus (cinta kasih kepada Tuhan dan umat manusia).
Sebagai pengikut Kristus, kita akan bahagia karena apa yang kita lakukan adalah untuk kemuliaan Allah dan keselamatan manusia, bukan kebinasaan manusia. Cacimaki tidak ada lagi. Yang ada adalah kebahagiaan karena mengikut Kristus. Seperti teladan Santa Agatha, perawan dan martir yang diperingat Gereja hari ini. AMIN
Label:
agama,
berita,
pengikut kristus,
renungan Katolik
Tuesday, May 12, 2009
ALLAH DALAM NAMA YESUS KRISTUS MENGUTUS ROH KUDUS
Sumber bacaan: Yoh 14:21-26“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu”
Pernyataan Yesus Kristus tersebut (ayat 25-26) sampai sekarang merupakan keyakinan umat kristiani tentang Tritunggal. Tritunggal, tiga pribadi yang bersatu dalam kasih yaitu Allah yang berpibadi Bapa, Putera dan Roh Kudus. Allah Bapa mencipta segala sesuatu, Allah Bapa menjelma menjadi Putera dalam diri Yesus Kristus, dan Allah mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus. Inilah rahasia iman kristiani yang tidak bisa diterima oleh melulu rasio/ akal budi manusia yang terbatas, melainkan melalui keyakinan iman. Iman yang berangkat dari permenungan mendalam atas karya penyelamatan Allah dalam iman kristiani.
Di jaman sekarang, Roh Kudus hadir di tengah-tengah dunia. Roh Kudus hadir dalam hati setiap orang untuk menyuarakan, membimbing dan mengingatkan ajaran kebenaran dan tentang kerajaan CINTA KASIH. Persoalannya, apakah kita mau mendengarkan bimbingan dan bisikan Roh Kudus tentang kebenaran Cinta Kasih melalui hati nurani kita? (Pormadi Simbolon)
Label:
agama,
renungan Katolik,
roh kudus,
yesus kristus
Thursday, January 15, 2009
Setia dan Segera Mengembangkan Talenta
Renungan:
Setia dan Segera Mengembangkan Talenta
Sumber Bahan Renungan:
Mat 25:14-30 (“Perumpamaan tentang Talenta”)
“Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat” (ay. 14-15)
Dari sabda Yesus tersebut, kita dapat melihat bahwa talenta adalah pemberian Tuhan, atau titipan Tuhan, yang dipercayakan kepada manusia. Dengan demikian manusia diberi kepercayaan mememiliki talenta dan ia harus memperlakukan talenta tersebut menurut kehendakNya. Ada yang diberi dalam jumlah besar, sedang dan kecil, ada yang diberi bakat menyanyi, bakat menulis, bakat bermain sepak bola, dan lain sebagainya, sesuai dengan kesanggupan manusia dalam mengembangkan anugerah talenta-talenta tersebut.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Anda, saya, kita semua dipercayakan Tuhan talenta dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan kesanggupan kita masing-masing. Setelah mempercayakan talenta-talenta tersebut kepada kita, Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk memperlakukan talenta itu. Kita diberi akal budi, pikiran dan kesanggupan untuk mengelola talenta tersebut.
Seperti hamba-hamba tuan dalam bacaan Injil Matius tadi, “Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lubang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya” (Ay. 16-18).
Dari tindakan para hamba itu, kita dapat melihat, seperti hamba yang mana, kita telah memperlakukan talenta yang dipercayakan Tuhan kepada kita? Apakah seperti hamba yang menerima lima dan dua talenta? Atau malahan seperti hamba yang menerima satu talenta, yang menyembunyikan satu-satunya talentanya itu, sehingga tidak membuahkan hasil?
Orang-orang yang mengembangkan talenta adalah mereka yang segera menggunakan akal budi, pikiran, tenaga dan waktu yang ada padanya untuk memperbesar dan mengembangkan anugerah yang diberikan Tuhan. Karena perumpamaan itu berkaitan dengan talenta sebagai mata uang pada zaman itu, maka tindakan mengembangkan talenta oleh penerima lima dan dua talenta digambarkan dengan menjalankan uang atau berdagang. Mereka tidak menyimpan talenta itu tetapi menjalankannya untuk memperoleh keuntungan atau laba.
Kata “segera” menggambarkan ukuran waktu, yaitu bahwa orang yang pandai mengembangkan talenta, tidak membuang-buang waktu tetapi segera bertindak. Mereka segera sadar bahwa waktu sangat penting dan menentukan. Mereka tahu bahwa tuannya akan meminta pertanggungjawaban talenta itu pada waktunya. Mereka bukan tipe manusia dengan sebutan “NATO” (No Action, Talk Only), terlalu banyak omong atau banyak pertimbangan tanpa melakukan tindakannya. Kita sudah menyaksikan bahwa banyak pelajar Indonesia, entah SMP atau SMU memperoleh medali emas dalam perlombaan pengetahuan Fisika, Biologi, atau Matematika di tingkat antar-bangsa atau tingkat internasional. Mereka benar-benar menyadari betapa bakat, pemberian Tuhan kepada mereka, harus segera dikembangkan. Akhirnya, begitu banyak laba dan keuntungan yang diperoleh baik bagi diri sendiri, keluarga maupun bagi bangsa Indonesia.
Tentang hal ini, Benjamin Franklin (1706-1790), mantan presiden Amerika Serika ke-24 mengingatkan, “Apakah Anda mencintai kehidupan? Jangan hamburkan WAKTU karena dari waktu itulah kehidupan dibuat”. Waktu itu sangat berharga bagi mereka yang mencintai kehidupan.
Saudara-saudari yang saya cintai,
Perumpamaan yang disampaikan Yesus kepada murid-muridNya, juga disampaikan kepada kita, agar kita semua menyadari pentingnya kesetiaan dan ke-segera-an untuk memelihara dan mengembangkan berkat atau talenta yang diberikan Tuhan kepada kita. Kesetiaan atau ke-segera-an untuk mengembangkan anugerah dari Tuhan, akan menghasilkan berkat yang lebih besar. Pada waktunya nanti, Tuhan akan meminta pertanggungjawaban dari kita masing-masing atas talenta atau bakat yang dipercayakan Tuhan kepada kita.
Lewat perumpamaan tentang talenta tadi, Tuhan Yesus menghendaki agar iman dan setiap talenta serta kesempatan yang diberikan Tuhan, kita pelihara dan kita kembangkan sesuai dengan kesanggupan kita. Kalau kita tekun dan setia dalam talenta dan berkat yang kecil, Tuhan akan mempercayakan kepada kita hal-hal yang lebih besar. Marilah kita dengan setia dan segera mengembangkan talenta kita, entah bakat menyanyi, bermain sepak bola, mengarang, menari dan lain sebagainya, agar berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan tentu bagi bangsa dan Gereja kita! Semoga Tuhan memberi berkat dan bimbingan kepada kita dalam mengembangkan talenta.
Amin.
(Pormadi Simbolon)
Setia dan Segera Mengembangkan Talenta
Sumber Bahan Renungan:
Mat 25:14-30 (“Perumpamaan tentang Talenta”)
“Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat” (ay. 14-15)
Dari sabda Yesus tersebut, kita dapat melihat bahwa talenta adalah pemberian Tuhan, atau titipan Tuhan, yang dipercayakan kepada manusia. Dengan demikian manusia diberi kepercayaan mememiliki talenta dan ia harus memperlakukan talenta tersebut menurut kehendakNya. Ada yang diberi dalam jumlah besar, sedang dan kecil, ada yang diberi bakat menyanyi, bakat menulis, bakat bermain sepak bola, dan lain sebagainya, sesuai dengan kesanggupan manusia dalam mengembangkan anugerah talenta-talenta tersebut.
Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan,
Anda, saya, kita semua dipercayakan Tuhan talenta dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan kesanggupan kita masing-masing. Setelah mempercayakan talenta-talenta tersebut kepada kita, Tuhan memberikan kebebasan kepada kita untuk memperlakukan talenta itu. Kita diberi akal budi, pikiran dan kesanggupan untuk mengelola talenta tersebut.
Seperti hamba-hamba tuan dalam bacaan Injil Matius tadi, “Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta. Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lubang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya” (Ay. 16-18).
Dari tindakan para hamba itu, kita dapat melihat, seperti hamba yang mana, kita telah memperlakukan talenta yang dipercayakan Tuhan kepada kita? Apakah seperti hamba yang menerima lima dan dua talenta? Atau malahan seperti hamba yang menerima satu talenta, yang menyembunyikan satu-satunya talentanya itu, sehingga tidak membuahkan hasil?
Orang-orang yang mengembangkan talenta adalah mereka yang segera menggunakan akal budi, pikiran, tenaga dan waktu yang ada padanya untuk memperbesar dan mengembangkan anugerah yang diberikan Tuhan. Karena perumpamaan itu berkaitan dengan talenta sebagai mata uang pada zaman itu, maka tindakan mengembangkan talenta oleh penerima lima dan dua talenta digambarkan dengan menjalankan uang atau berdagang. Mereka tidak menyimpan talenta itu tetapi menjalankannya untuk memperoleh keuntungan atau laba.
Kata “segera” menggambarkan ukuran waktu, yaitu bahwa orang yang pandai mengembangkan talenta, tidak membuang-buang waktu tetapi segera bertindak. Mereka segera sadar bahwa waktu sangat penting dan menentukan. Mereka tahu bahwa tuannya akan meminta pertanggungjawaban talenta itu pada waktunya. Mereka bukan tipe manusia dengan sebutan “NATO” (No Action, Talk Only), terlalu banyak omong atau banyak pertimbangan tanpa melakukan tindakannya. Kita sudah menyaksikan bahwa banyak pelajar Indonesia, entah SMP atau SMU memperoleh medali emas dalam perlombaan pengetahuan Fisika, Biologi, atau Matematika di tingkat antar-bangsa atau tingkat internasional. Mereka benar-benar menyadari betapa bakat, pemberian Tuhan kepada mereka, harus segera dikembangkan. Akhirnya, begitu banyak laba dan keuntungan yang diperoleh baik bagi diri sendiri, keluarga maupun bagi bangsa Indonesia.
Tentang hal ini, Benjamin Franklin (1706-1790), mantan presiden Amerika Serika ke-24 mengingatkan, “Apakah Anda mencintai kehidupan? Jangan hamburkan WAKTU karena dari waktu itulah kehidupan dibuat”. Waktu itu sangat berharga bagi mereka yang mencintai kehidupan.
Saudara-saudari yang saya cintai,
Perumpamaan yang disampaikan Yesus kepada murid-muridNya, juga disampaikan kepada kita, agar kita semua menyadari pentingnya kesetiaan dan ke-segera-an untuk memelihara dan mengembangkan berkat atau talenta yang diberikan Tuhan kepada kita. Kesetiaan atau ke-segera-an untuk mengembangkan anugerah dari Tuhan, akan menghasilkan berkat yang lebih besar. Pada waktunya nanti, Tuhan akan meminta pertanggungjawaban dari kita masing-masing atas talenta atau bakat yang dipercayakan Tuhan kepada kita.
Lewat perumpamaan tentang talenta tadi, Tuhan Yesus menghendaki agar iman dan setiap talenta serta kesempatan yang diberikan Tuhan, kita pelihara dan kita kembangkan sesuai dengan kesanggupan kita. Kalau kita tekun dan setia dalam talenta dan berkat yang kecil, Tuhan akan mempercayakan kepada kita hal-hal yang lebih besar. Marilah kita dengan setia dan segera mengembangkan talenta kita, entah bakat menyanyi, bermain sepak bola, mengarang, menari dan lain sebagainya, agar berguna bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat dan tentu bagi bangsa dan Gereja kita! Semoga Tuhan memberi berkat dan bimbingan kepada kita dalam mengembangkan talenta.
Amin.
(Pormadi Simbolon)
Label:
agama,
berita,
opini,
renungan Katolik,
talenta
Monday, June 05, 2006
YESUS PENDOA SEJATI
RENUNGAN, Novena Roh Kudus
Kamis, 01 Juni 2006
Bacaan: Yoh 17:20-26
Renungan di sebuah lingkungan umat Katolik Jakarta
YESUS PENDOA SEJATI
Horas ma di hita sude. Sai anggiat ma Tuhan i mandongani dohot mangalean pasu-pasu na tu hita ganup marsada-sada.
(Salam sejahtera bagi kita semua. Semoga Tuhan menyertai dan memberikan berkatnya kepada kita satu per satu)
renungan:
Saya punya seorang sahabat, dari Batak. Namanya Jaultop. Dia lucu dan baik. Suatu kali dia tertarik pada seorang gadis cantik bernama Uli. Saking tertariknya, dia berharap gadis itu mau menjadi jodohnya. Bahkan setiap malam ia berdoa meminta agar Uli dijadikan Tuhan menjadi jodohnya.
Dalam doa ia berkata, “ Ya Tuhan berilah aku petunjuk untuk mendapatkan Uli sebagai jodoh yang tepat bagiku..., jika dia jodohku dekatkanlah..., jika dia bukan jodohku maka jadikanlah dia menjadi jodohku..., jika dia jodoh orang lain maka putuskanlah... dan jodohkanlah denganku..., jika dia tidak mau dijodohkan denganku maka jangan berikan dia jodoh sampai dia mau menjadi jodohku..., jika dia masih tidak mau juga..., maka masukkanlah dia ke dalam api nerakaMu. AMIN”
Itulah doa seorang Jaultop. Dari kata-kata dalam doanya, kita tahu dia merupakan orang yang sering berdoa dan doanya mendalam. Sayang doanya kurang tepat. Dalam doa dia memaksa Tuhna untuk menjadikan Uli sebagai jodohnya, bahkan jika Uli sekalipun tidak mau.
Isi:
Saudara/i,
Dalam Injil/ bacaan tadi, kita mendengarkan Yesus sedang berdoa bagi para muridNya. Dalam doa Dia memohon kepada Bapa agar semua orang yang percaya kepadaNya, semuanya menjadi satu, sama seperti Bapa tinggal dalam Dia, dan Dia dalam Bapa, sama seperti Yesus dalam keastuan Allah Bapa, Putera dan Allah Roh Kudus. Juga dalam doanya Yesus memohon kepada Bapa, katanya, “ya Bapa, Aku mau supaya, dimanapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku”
Kita bisa melihat bahwa Yesus adalah pendoa sejati. Dalam seluruh hidupnya Ia tetap berada dalam kesatuan cinta kasih Allah Bapa, dan Roh Kudus. DoaNya pun memancarkan dan berisikan cinta kasih kepada Bapa dan umatNya. Dia tidak memikirkan kemuliaanNya sendiri, tetapi juga kemuliaan bagi umatNya. Dalam doaNya, Dia pernah meminta Bapa mengutus Roh Kudus, Roh Kebenaran untuk menyertai para murid dan umatNya untuk selama-lamanya (Yoh 14:16).
Saudara/i,
Hari-hari menjelang Hari Pentekosta, kita sedang mengadakan Novena Roh Kudus. Pada kesempatan ini, kita memohon agar Roh Kudus turun atas kita untuk membimbing kita dalam hidup agar semakin bijaksana, untuk memberi kekuatan, untuk menyertai kita dan memelihara kesatuan umat dalam cinta kasih. Juga kita mohon Roh Kudus agar menerangi kehendak Tuhan bagi kita, sehingga kita tidak memaksakan kehendak kita pada Tuhan seperti Jaultop tadi.
Saudara/i,
Dalam hidup sehari-hari, kita tetap menggantungkan diri pada Tuhan. “Jadilah kehendakMu, di atas bumi seperti di dalam surga”, itulah doa kita setiap kali kita mengucapkan doa Bapa Kami. Contohnya, jika Tuhan menghendaki umur hidup kita panjang, syukur kita ucapkan. Jika umur hidup kita pendek, kita ucapkan syukur juga. Jangan seperti kisah seorang suami yang takut pada Malaikat Maut ini.
Ada seorang suami sedang sekarat menunggu ajal tiba, dan berkata pada istrinya tercinta yang berada di sampingnya:
Suami : Istriku, aku ingin berkata hal penting padamu.
Istri : Tentang apa suamiku...?
Suami : Berdandanlah kamu saat ini juga, kenakan semua milikmu yang terbaik
dan termahal untuk aku sayang.
Istri : Memang ada apa suamiku...?
Suami : Aku melihat Malaikat Maut sedang memandangku, jika kamu berdandan
yang cantik, siapa tahu dia akan melirikmu dan mengajak kamu pergi saat ini serta melupakan aku.
Istri : Memangnya Malaikat Maut-nya mata keranjang seperti kamu...?
Saudara/i,
Marilah pada masa novena Roh Kudus ini, kita belajar berdoa seperti Yesus. Yesus berdoa demi kebaikan, kesejahteraan dan kesatuan umat dalam cinta kasih. Semoga Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus menyertai kita. AMIN
*******
Kamis, 01 Juni 2006
Bacaan: Yoh 17:20-26
Renungan di sebuah lingkungan umat Katolik Jakarta
YESUS PENDOA SEJATI
Horas ma di hita sude. Sai anggiat ma Tuhan i mandongani dohot mangalean pasu-pasu na tu hita ganup marsada-sada.
(Salam sejahtera bagi kita semua. Semoga Tuhan menyertai dan memberikan berkatnya kepada kita satu per satu)
renungan:
Saya punya seorang sahabat, dari Batak. Namanya Jaultop. Dia lucu dan baik. Suatu kali dia tertarik pada seorang gadis cantik bernama Uli. Saking tertariknya, dia berharap gadis itu mau menjadi jodohnya. Bahkan setiap malam ia berdoa meminta agar Uli dijadikan Tuhan menjadi jodohnya.
Dalam doa ia berkata, “ Ya Tuhan berilah aku petunjuk untuk mendapatkan Uli sebagai jodoh yang tepat bagiku..., jika dia jodohku dekatkanlah..., jika dia bukan jodohku maka jadikanlah dia menjadi jodohku..., jika dia jodoh orang lain maka putuskanlah... dan jodohkanlah denganku..., jika dia tidak mau dijodohkan denganku maka jangan berikan dia jodoh sampai dia mau menjadi jodohku..., jika dia masih tidak mau juga..., maka masukkanlah dia ke dalam api nerakaMu. AMIN”
Itulah doa seorang Jaultop. Dari kata-kata dalam doanya, kita tahu dia merupakan orang yang sering berdoa dan doanya mendalam. Sayang doanya kurang tepat. Dalam doa dia memaksa Tuhna untuk menjadikan Uli sebagai jodohnya, bahkan jika Uli sekalipun tidak mau.
Isi:
Saudara/i,
Dalam Injil/ bacaan tadi, kita mendengarkan Yesus sedang berdoa bagi para muridNya. Dalam doa Dia memohon kepada Bapa agar semua orang yang percaya kepadaNya, semuanya menjadi satu, sama seperti Bapa tinggal dalam Dia, dan Dia dalam Bapa, sama seperti Yesus dalam keastuan Allah Bapa, Putera dan Allah Roh Kudus. Juga dalam doanya Yesus memohon kepada Bapa, katanya, “ya Bapa, Aku mau supaya, dimanapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku”
Kita bisa melihat bahwa Yesus adalah pendoa sejati. Dalam seluruh hidupnya Ia tetap berada dalam kesatuan cinta kasih Allah Bapa, dan Roh Kudus. DoaNya pun memancarkan dan berisikan cinta kasih kepada Bapa dan umatNya. Dia tidak memikirkan kemuliaanNya sendiri, tetapi juga kemuliaan bagi umatNya. Dalam doaNya, Dia pernah meminta Bapa mengutus Roh Kudus, Roh Kebenaran untuk menyertai para murid dan umatNya untuk selama-lamanya (Yoh 14:16).
Saudara/i,
Hari-hari menjelang Hari Pentekosta, kita sedang mengadakan Novena Roh Kudus. Pada kesempatan ini, kita memohon agar Roh Kudus turun atas kita untuk membimbing kita dalam hidup agar semakin bijaksana, untuk memberi kekuatan, untuk menyertai kita dan memelihara kesatuan umat dalam cinta kasih. Juga kita mohon Roh Kudus agar menerangi kehendak Tuhan bagi kita, sehingga kita tidak memaksakan kehendak kita pada Tuhan seperti Jaultop tadi.
Saudara/i,
Dalam hidup sehari-hari, kita tetap menggantungkan diri pada Tuhan. “Jadilah kehendakMu, di atas bumi seperti di dalam surga”, itulah doa kita setiap kali kita mengucapkan doa Bapa Kami. Contohnya, jika Tuhan menghendaki umur hidup kita panjang, syukur kita ucapkan. Jika umur hidup kita pendek, kita ucapkan syukur juga. Jangan seperti kisah seorang suami yang takut pada Malaikat Maut ini.
Ada seorang suami sedang sekarat menunggu ajal tiba, dan berkata pada istrinya tercinta yang berada di sampingnya:
Suami : Istriku, aku ingin berkata hal penting padamu.
Istri : Tentang apa suamiku...?
Suami : Berdandanlah kamu saat ini juga, kenakan semua milikmu yang terbaik
dan termahal untuk aku sayang.
Istri : Memang ada apa suamiku...?
Suami : Aku melihat Malaikat Maut sedang memandangku, jika kamu berdandan
yang cantik, siapa tahu dia akan melirikmu dan mengajak kamu pergi saat ini serta melupakan aku.
Istri : Memangnya Malaikat Maut-nya mata keranjang seperti kamu...?
Saudara/i,
Marilah pada masa novena Roh Kudus ini, kita belajar berdoa seperti Yesus. Yesus berdoa demi kebaikan, kesejahteraan dan kesatuan umat dalam cinta kasih. Semoga Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus menyertai kita. AMIN
*******
Label:
agama,
pendoa,
renungan harian,
renungan Katolik,
yesus kristus
Subscribe to:
Posts (Atom)